Pengertian kalistenik

                    Apa Yang 

  Dimaksud Dengan Kalistenik

surce:ateja.co.id

Kalistenikdiucapkan /ka·lis·te·nik/ (bahasa InggrisCalisthenics) adalah bentuk latihan dengan cara memaksimalkan penggunaan berat tubuh kita sendiri dalam proses melatih otot.

Ada sedikit perbedaan mendasar tentang seperti apa hasil yang akan didapat bila berlatih di sarana kebugaran(Gym), kalistenik berfokus kepada ketahanan otot dan kekuatan, berbeda dengan berlatih di Gym yang berfokus kepada pembentukan otot hipertropi.Dalam pembentukan otot, kalistenik menggunakan banyak otot dalam satu gerakan (Compound Movements).


Sebagai contoh, ketika Kamu melakukan pull up, ada banyak otot yang terlibat, yakni: biseps, triseps, punggung, bahu, dan perut. Gerakan ini sangatlah efektif, bahkan melakukan pull up dengan cara yang tepat akan membentuk otot perut.
Umumnya, setiap olahraga menganjurkan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu, dengan tujuan untuk menghindari cedera dikarenakan otot yang belum siap menerima latihan berat.


Persiapan 

Semua olahraga memiliki kelebihannya masing-masing, keberadaan calisthenics bukan untuk meniadakan kebutuhan olahraga lainnya, tetapi justru menjadi komplementer yang sempurna karena kalistenik melatih banyak otot dan berbagai gerakan yang umumnya terdapat pada ragam kegiatan olahraga. Perbedaan mendasar kalistenik dengan olahraga lainnya adalah peralatan yang digunakan, dapat dikatakan bahwa kalistenik tidak membutuhkan peralatan atau bahkan hanya sedikit peralatan. Ruang publik dan pull up bar sudah lebih dari cukup untuk melakukan olahraga multi manfaat ini.

Beberapa hal yang penting yang harus dipersiapkan sebelum memulai kalistenik antara lain:

  • Tempat umum (public area) atau di rumah
  • Pull up bar
  • Matras
  • Sarung tangan
  • Air dan makan sebelum latihan

Pada kalistenik, kebutuhan matras, pull up bar dan sarung tangan sifatnya opsional. Misalnya, di rumah pun, orang-orang dapat melakukan pull up pada palang pintu.


Contoh gerakan dasar kalistenik

1. Push-up

Cara melakukan push-up:

  • Mulai dengan posisi tengkurap di lantai dengan tangan sedikit lebih lebar namun segaris dengan bahu, dan jaga kaki agar selalu berdekatan.
  • Angkat tubuh Anda menggunakan lengan dan biarkan berat badan ditopang oleh tangan dan pangkal jari kaki (ada juga yang menggunakan lutut, sesuai kemampuan).
  • Tubuh harus membentuk garis lurus dari bahu hingga pergelangan kaki.
  • Tahan perut sekencang mungkin.
  • Turunkan tubuh hingga dada hampir menyentuh lantai, pastikan siku terselip di dekat batang tubuh.
  • Berhenti sejenak lalu kembali ke posisi awal.

Manfaatnya:

Push-up adalah latihan untuk mengencangkan otot lengan, dada, trisep, dan bagian depan bahu.


2. Squat

Cara melakukan squat:

  • Berdiri tegak dengan kaki dibuka selebar pinggul.
  • Turunkan tubuh Anda sejauh yang Anda bisa dengan mendorong pinggul ke belakang (ingat, bukan mendorong lutut!).
  • Naikkan lengan Anda lurus ke depan untuk menjaga keseimbangan.
  • Tubuh bagian bawah harus sejajar dengan lantai dan dada harus dibusungkan, tidak membungkuk.
  • Lalu angkat sebentar dan kembali ke posisi awal.

Manfaatnya:

Squat adalah latihan yang baik untuk melatih tubuh bagian bawah dan inti otot, jika Anda melakukan latihan ini secara teratur, maka Anda dapat mengencangkan otot paha dan bokong serta meningkatkan sirkulasi pencernaan


3. Chair dips

Cara melakukan Chair dips:


  • Tekan bangku dengan tubuh membelakangi bangku.
  • Tangan harus selebar bahu dan jari menghadap ke depan.
  • Panjangkan kaki ke depan hingga hanya tumit yang menyentuh lantai.
  • Perlahan-lahan turunkan tubuh Anda hingga sendi bahu berada di bawah siku.
  • Dorong kembali ke atas hingga siku berdiri hampir lurus dan ulangi gerakan ke bawah.

Manfaatnya:

Chair dips sangat baik untuk memperkuat tubuh bagian atas dan memperkuat  otot triceps, dan melebarkan otot dada agar tidak menonjol ke depan.


4. Pull up

Cara melakukan Pull up:




  • Pegang pull up bar dengan telapak tangan menghadap kedepan.
  • Tekuk Tarik berat badan kamu keatas sampai dagu kamu sedikit diatas pull up bar.
  • Turunkan badan kamu sampai tangan lurus jangan dibengkokan agar hasil maksimal.
  •  Lakukan pull up terus menerus.

Manfaatnya:


Pull up dapat memperkuat otot lengan dan membentuk otot sayap, dan melatih otot bahu dan tricep.

5. Plank

Cara melakukan plank:



  • Mulailah dengan posisi menekankan lengan (bukan telapak tangan) pada lantai sehingga berat badan bertumpu di lengan.
  • Tekuk jari jari kaki Anda dan tubuh harus membentuk garis lurus dari bahu hingga pergelangan kaki.
  • Tahan perut Anda.
  • Tahan posisi ini hingga 30 menit (waktu dapat diperpanjang sesuai kemampuan).

Manfaatnya:

Plank membantu Anda untuk membangun kekuatan pada inti, atas dan bawah tubuh. Selain itu, plank dapat membantu meningkatkan fleksibilitas dengan meregangkan otot dan juga memperbaiki postur tubuh.


Kesimpulan

Sebenarnya masih ada banyak sekali varian gerakan dalam Kalistenik, seperti Push up ada banyak sekali jenis gerakannya contohnya decline push up, incline push up ,diamond push up, dan masih banyak lagi. Untuk Program Latihan Akan Saya  Post  Di Next Time.


Komentar